Mengenal lebih dekat si penulis blog

SelasarFarie Arief Rahman

Seorang lelaki yang sudah hidup lebih dari 30 tahun. Jangan kaget dengan kalimat pertama. Kalau saja kita bertemu dan kamu belum pernah membaca blog ini, mungkin kamu tidak akan mengira. Sempat memiliki cita-cita untuk menjadi seorang Polisi sejak kecil, namun cita-cita itu urung menjadi kenyataan ketika duduk di bangku kuliah.

Mengemban pendidikan Manajemen Komunikasi di FIKOM UNISBA, yang lalu dilanjut menjadi seorang Magister Manajemen Pemasaran dari UNWIM. Agak nyambung lah dikit, walaupun di profesi saya sekarang hal itu jadi masalah. Saya suka dengan ilmu komunikasi. menurut saya komunikasi itu licik.. kenapa licik? karena komunikasi membuat setiap orang di dunia ini bersandiwara. Dan ketika berhasil, maka tujuan kita akan tercapai.

Saya seorang penggemar kopi. Dimanapun saya berlabuh, kopi akan menjadi hal pertama yang dicari. Dan saat ini salah satu cita-cita saya adalah menjadi seorang Coffee barista. Yang kemudian memiliki kedai kopi sendiri.. Karena usaha yang paling baik itu adalah yang berhubungan dengan hobi kita. Supaya mood selalu ada dalam menjalankan usaha.

Suami dan Ayah

Istriku seorang wanita cantik. Sejak SMP kami sudah saling mengenal. Entah ini yang disebut jodoh atau bukan, tapi kami kembali dipertemukan setelah 9 tahun kami berpisah.. Rima Tindharokwelina, nama yang unik bukan? And guess what, saya ngeceng dia waktu smp, dan sekarang dia telah menjadi istrinya Farie Arief Rahman.

Bersama dia, saya dikaruniai dua orang anak yang lucu. Prinkypissa Aqeelaica Rockwellsundanese (“Prinkypissa” ; Greek; Tuan Putri” – “Aqeelaica; Arab; Akila dan laika; Cerdas bijaksana baik hati” –  “Rockwellsundanese; English; Selalu Ceria dari tanah Sunda”), nama anak pertama. Seorang gadis dengan perawakan mungil yang telah menjadi incaran teman-teman sebayanya.. She is Loveable.. Anak kedua ku seorang lelaki bernama Mikail Ku Rockwellsundanese (“Mikail; Arab; Malaikat pemberi Rezeki” – “Ku; Sastra Jepang Kuno; Langit/ Surga” – “Rockwellsundanese; English; Selalu Ceria dari tanah Sunda”). Pengennya sih dikasih dua lagi. Supaya di hari tua tidak sepi. hehe.

Dosen

Sejak 2010 saya mengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung. Saya mengajar ilmu komunikasi. Gak ada yang menyangka juga si anak pemalas ini bisa menjadi seorang dosen. Tapi saya senang dengan pekerjaan saya. Impian saya adalah mencetak generasi masa depan yang kemampuannya jauh melebihi saya, Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s